Infeksi Tali Pusat

INFEKSI TALI PUSAT

Pengertian: Tali pusat biasanya puput dalam satu minggu setelah lahir dan luka sembuh dalam 15 hari. Sebelum luka sembuh, tali pusat merupakan jalan masuk untuk infeksi, yang dapat dengan cepat menyebabkan sepsis. Pengenalan dan pengobatan secara dini infeksi tali pusat sangat penting untuk mencegah sepsis. Tali pusat yang terinfeksi umumnya merah dan bengkak mengeluarkan nanah, atau berbau busuk. Jika pembengkakan terbatas pada daerah <1 cm disekitar pangkal tali pusat, obati sebagai infeksi tali pusat lokal atau terbatas. Bila disekitar tali pusat merah dan mengeras atau bayi mengalami distensi abdomen, obati sebagai infeksi tali pusat berat atau meluas.

Tujuan: Mencegah jangan sampai terjadi infeksi berat dan meluas.

Kebijakan: Infeksi tali pusat merupakan kasus yang harus ditangani segera.

Prosedur : Infeksi Tali Pusat Lokal Atau Terbatas
– Bersihkan tali pusat menggunakan larutan anti septik ( misal
klorheksidin atau iodium povidon 2,5 %) dengan kain kasa yang bersih.
– Olesi tali pusat dan daerah sekitarnya dengan larutan antiseptik (misal gentian violet 0,5% atau iodium povidon 2,5%) delapan kali sehari sampai tali pusat tidak bernanah lagi. Anjurkan ibu melakukan ini kapan saja bila memungkinkan.

Infeksi Tali Pusat Berat Atau Meluas
– Ambil sampel darah dan kirim ke laboratorium untuk pemeriksaan
kultur dan sensitivitas.
– Berikan kloksasilin peroral sesuai selama 5 hari.
– Cari tanda-tanda sepsis .
– Lakukan perawatan umum seperti dijelaskan untuk infeksi tali pusat lokal atau terbatas.

Tag:

Berikan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s


Ikuti

Kirimkan setiap pos baru ke Kotak Masuk Anda.

%d blogger menyukai ini: